Selasa, 24 Mei 2011

Al Kalam


Tiada arti dalam hidup, tanpa cintamu
Tiada rasa dalam jiwa, tanpa kasihmu
Tiada kuasa dalam diri, tanpa hadirmu

Kau penentu arah dalam kesesatan
Kau penuntun segala umat
Diwahyukan lewat Kecintaan Tuhan 
Muhammad melalui Perantara Jibril
Senantiasa Terjaga keasliannya 
Karna Allah selalu mejaganya

Kau penyejuk qalbu dalam keemosian
Kau lantunan syair dalam keharmonisan

Untaian syair yang sejuk nan lembut
Uraian kata tersusun bak tak bertuan
Siratan takdir menanti untuk terjadi

Keindahan Iman didalam Taqwa
Kekhusyukan jiwa yang meraga

Suhuf - Suhuf kini jadi tuntunan
Merajut menjadi satu penuh makna 



Sabtu, 21 Mei 2011

Nasib 3 Kaleng Coca - Cola

Ada 3 kaleng coca cola, ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yang sama. Ketika tiba harinya, sebuah truk datang ke pabrik, mengangkut kaleng-kaleng coca cola dan menuju ke tempat yang berbeda untuk pendistribusian.  
Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal. Kaleng coca cola pertama di turunkan disini. Kaleng itu dipajang di rak bersama dengan kaleng coca cola lainnya dan diberi harga Rp. 4.000.
 Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar. Di sana , kaleng kedua diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500.
Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah. Kaleng coca cola ketiga diturunkan di sana. Kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas. Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan. Dan ketika ada yang pesan, kaleng ini dikeluarkan bersama dengan gelas kristal berisi batu es. Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka kaleng coca cola itu, menuangkannya ke dalam gelas dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp. 60.000.

Sekarang, pertanyaannya adalah :
Mengapa ketiga kaleng coca cola tersebut memiliki harga yang berbeda padahal diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang sama.
Lingkungan Anda mencerminkan harga Anda.
Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP.
Apabila Anda berada dilingkungan yang bisa mengeluarkan terbaik dari diri Anda, maka Anda akan menjadi cemerlang. Tapi bila Anda berada dilingkungan yang meng-kerdil- kan diri Anda, maka Anda akan menjadi kerdil.
(Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama) + lingkungan yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA..!!

Selasa, 17 Mei 2011

Antara Magrib dan Isya'















antara maghrib dan isya'
Sesingkat diantara dua waktu itu
tersisa waktu yang hanya sebentar
tak banyak yang harus dilakukan
tak banyak hal yang bisa direncanakan
maka........
sejatinya kita hanyalah menunggu
menunggu,
menunggu waktu yang teramat singkat
antara maghrib dan isya'
akankah waktu itu terbuang sia - sia
sempatkah.....
terlintas dibenak kita .....
untuk mengisi waktu yang sesingkat itu
hanya bermunajat kepada - Nya

Senin, 16 Mei 2011

Arti Sebuah Nilai

Sebenarnya apa sih arti dari sebuah Nilai ? 5,8,10. A,B, E....semua itu nilai. mmm,...Nilai.. apakah sebuah patokan mutlak untuk menentukan baik - buruk untuk hal apapun itu ?? apakah sebuah ukuran pasti yang diberikan oleh sang penilai ?? adakah Nilai itu selalu dianggap adil dan sesuatu yang pantas bagi yang dinilai ??? apakah dia yang nilainya baik sudah tentu lebih berilmu dari dia yang nilainya biasa saja ??
sebenarnya nilai bagiku tidaklah berarti apa - apa. kenapa ??? contoh sederhana, ketika ujian disekolah dulu, katakanlah banyak yang mendapat nilai 9, nilai itu didapat dari berbagai macam cara, ada yang belajar dengan tekun dan bersungguh sungguh, adanya yang hanya menyontek pekerjaan temannya, ada yang open book, dan masih banyak sekali intrik - intrik bodoh yang tidak usah disebutkanpun pasti kalian juga tau tentunya. lantas apakah nilai 9 itu jika diukur dari usaha dan proses untuk mendapatkannya itu, dirasa cukup adil bagi mereka yang memang benar - benar mengerjakan dengan tekun dan sungguh - sungguh tadi ?? tentu tidak bukan. sebenarnya nilai mutlak dari hal apapun itu tidak pernah ada. dan sebenarnya yang kita cari sebenarnya itu ilmu ataukah nilai ?? tentu ilmu kan ? nilai tidaklah lebih dari sekedar angka - angka dan huruf, yang menjadikannya lebih bernilai itu adalah Usaha dan Proses Mendapatkannya.

Minggu, 15 Mei 2011

Melihat Masa Depan

Ketika kecil dulu, aku sering bertanya - tanya pada Ibu tentang masa depanku, jadi apakah aku, dan akan seperti apakah aku ?? lantas ibu pun menjawab seperti ini :
nak, ..... hidup itu tidak lah perlu melihat ke masa depan, karena bukankah masa depan adalah hari ini yang kita bayangkan dahulu...begitu pula seterusnya masa depan kita nanti sebenarnya adalah kumpulan dari hari yang telah kita lewati....dan kitapun tak tau apa yang terjadi pada kita 1 jam kedepan, 2 jam kedepan, esok , lusa atau seterusnya...karena bukan hak kita untuk melihat tentang masa depan. yang aku tahu waktu terpendek dari masa depan adalah hari, dan waktu terpendek dari hari adalah jam .... itulah potongan - potongan dari masa depan yang kelak akan membentuk masa depan itu sendiri, jadi apa yang bisa kita ambil sebagai suatu pelajaran yang berharga yaitu, sebenarnya cerminan dari masa depan adalah hari ini, jam ini dan detik ini, jadikan hari ini sebaik mungkin,wahai anakku...!!! esok lebih baik dari hari ini, begitupun seterusnya hingga datanglah masa depan yang kita impikan itu seperti apa... tapi yang jelas kita tak mungkin melupakan satu faktor X yang begitu menentukan masa depan kita, karena kita adalah milik - Nya. karna kita sudah ditakdirkan sebelumnya untuk menjadi apa maka berusahalah dan berdoa sebaik mungkin, tapi sebenarnya kita mampu melihat kemasa depan jika kita memiliki hati yang bening, sehingga mampu menembus setiap potongan dari potongan masa depan itu sendiri. mungkin kah ??? namun mungkinkah kita memiliki hati yang bening, jawabnya adalah mungkin bahkan sangat dimungkinkan. kuncinya sangatlah sederhana yaitu hanya setia pada kebenaran dan kejujuran serta senantiasa berbuat kebaikan lalu perhatikan apa yang terjadi pada hidupmu........satu yang pasti, janganlah kamu ragukan masa depanmu.

Sabtu, 14 Mei 2011

Hidrosfera Videos


"Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup." 
(QS. Al Anbiya : 30)"

Video Siklus Hidrologi


Siklus air atau siklus hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfir melalui kondensasi, presipitasi, evaporasidan transpirasi.
Pemanasan air laut oleh sinar matahari merupakan kunci proses siklus hidrologi tersebut dapat berjalan secara terus menerus. Air berevaporasi, kemudian jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan, salju, hujan batu, hujan es dan salju (sleet), hujan gerimis atau kabut.
Pada perjalanan menuju bumi beberapa presipitasi dapat berevaporasi kembali ke atas atau langsung jatuh yang kemudian diintersepsi oleh tanaman sebelum mencapai tanah. Setelah mencapai tanah, siklus hidrologi terus bergerak secara kontinu dalam tiga cara yang berbeda:
  • Evaporasi / transpirasi - Air yang ada di laut, di daratan, di sungai, di tanaman, dsb. kemudian akan menguap ke angkasa (atmosfer) dan kemudian akan menjadi awan. Pada keadaan jenuh uap air (awan) itu akan menjadi bintik-bintik air yang selanjutnya akan turun (precipitation) dalam bentuk hujan, salju, es.
  • Infiltrasi / Perkolasi ke dalam tanah - Air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan menuju muka air tanah. Air dapat bergerak akibat aksi kapiler atau air dapat bergerak secara vertikal atau horizontal dibawah permukaan tanah hingga air tersebut memasuki kembali sistem air permukaan.
  • Air Permukaan - Air bergerak diatas permukaan tanah dekat dengan aliran utama dan danau; makin landai lahan dan makin sedikit pori-pori tanah, maka aliran permukaan semakin besar. Aliran permukaan tanah dapat dilihat biasanya pada daerah urban. Sungai-sungai bergabung satu sama lain dan membentuk sungai utama yang membawa seluruh air permukaan disekitar daerah aliran sungai menuju laut.
Air permukaan, baik yang mengalir maupun yang tergenang (danau, waduk, rawa), dan sebagian air bawah permukaan akan terkumpul dan mengalir membentuk sungai dan berakhir ke laut. Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam komponen-komponen siklus hidrologi yang membentuk sistem Daerah Aliran Sungai (DAS).Jumlah air di bumi secara keseluruhan relatif tetap, yang berubah adalah wujud dan tempatnya.Tempat terbesar tejadi di laut.
Macam-Macam dan Tahapan Proses Siklus Hidrologi :
A. Siklus Pendek / Siklus Kecil
1. Air laut menguap menjadi uap gas karena panas matahari
2. Terjadi kondensasi dan pembentukan awan
3. Turun hujan di permukaan laut
B. Siklus Sedang
1. Air laut menguap menjadi uap gas karena panas matahari
2. Terjadi kondensasi
3. Uap bergerak oleh tiupan angin ke darat
4. Pembentukan awan
5. Turun hujan di permukaan daratan
6. Air mengalir di sungai menuju laut kembali
C. Siklus Panjang / Siklus Besar
1. Air laut menguap menjadi uap gas karena panas matahari
2. Uap air mengalami sublimasi
3. Pembentukan awan yang mengandung kristal es
4. Awan bergerak oleh tiupan angin ke darat
5. Pembentukan awan
6. Turun salju
7. Pembentukan gletser
8. Gletser mencair membentuk aliran sungai
9. Air mengalir di sungai menuju darat dan kemudian ke laut

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...